(ABNA24.com) Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo dalam sebuah pertemuan khusus mengatakan, ada kemungkinan besar bahwa rencana kesepakatan abad sia-sia/
Menurut laporan Washington Post, Mike Pompeo baru-baru ini dalam sebuah pertemuan khusus merilis statemen yang menunjukkan bahkan petinggi Gedung Putih termasuk dirinya tidak terlalu percaya dengan kesepakatan abad, karena mayoritas rencana ini hanya sepihak dan menjamin kepentingan rezim Zionis Israel.
Namun begitu Pompeo mengaku optimis bahwa banga Palestina tidak akan langsung menolak rencana ini.
Pompeo mengakui tidak ada jaminan bahwa pemerintah Amerika saat ini mampu melepas simpul ini, namun ia berharap bahwa semua pihak berintraksi dengan serius.
Menlu AS kemudian mengakui bahwa rencana ini bersifat sepihak dan mengatakan, kesepakatan ini hanya membuat Israel senang.
Berdasarkan rencana kesepakatan abad,Quds akan diserahkan kepada Israel, pengungsi Palestina di negara lain tidak berhak kembali ke tanah airnya dan Palestina hanya terdiri dari wilayah yang tersisa di Tepi Barat dan Jalur Gaza.
Hanya Presiden AS Donald Trump dan petinggi Gedung Putih lainnya yang mendukung rencana kesepakatan abad.
Berbagai faksi Palestina dan Otorita Ramallah juga dilaporkan menentang rencana kesepakatan abad.
/129
3 Juni 2019 - 05:21
Kode berita: 946550
Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo dalam sebuah pertemuan khusus mengatakan, ada kemungkinan besar bahwa rencana kesepakatan abad sia-sia/